Selasa, 12 November 2013

sesaji..

selaksa bergetar daun pintu
terbanting wewangian di tungku cawan
semilir bau meruang dalam rongga
hingga senyap seketika tiada denting yang berirama

nafasnya masih terengah..
mengatur desahan dan ritme darahnya
disudut ruang pedal waktu ikut menentukan
bau langnga kian menghimpit raga
pahit sekejap ditelan pasrah

maksud diri ingin menaklukkan satu hati
namun hanya sepasang kaki yang mampu duduk bersemedi
meramu paras di ujung belati penyempurna mantra
rautnya kian ayu, bersolek elok kamboja melati
maka dialah pengisi hati penghias sanubari

dalam gelap berpelita setitik lilin..
gurat tekat membasu sekujur tubuh
gerak kian luruh dan semerbak wangi tercium imaji
raga seakan bertuan kewarasan beralibi
mengguman kata sembari tersenyum makna kepuasan
aksara dimustaka ku adalan puisii SESAJI!
 

Tidak ada komentar: